HomeХобби и стильRelated VideosMore From: HARIAN SURYA

Cara Mengatasi Rambut Rontok, Begini Kata Dokter Ahli

17 ratings | 6903 views
LAPORAN - WIWIT PURWANTO | SURABAYA SURYA.co.id | SURABAYA - Rontok yang berlebihan harus segera ditangani. Dokter Ellen Sidowati, SpKK dari Skin A Dermatology & Aesthetic Clinic Surabaya menjelaskan, penyebab kerontokan rambut bisa disebabkan banyak faktor. “Faktor genetik misalnya karena kekurangan gizi, vitamin terutama B 12, asam folat, D, dan biotin. Selain itu, kekurangan mineral terutama zat besi, zincum, dan protein juga memicu rambut rontok. Faktor lainnya adalah stres psikis, trauma fisik, penyakit kulit tertentu dan faktor yang belum diketahui secara medis," urainya. Banyak terapi untuk mengatasi kerontokan rambut, salah satunya menggunakan darah pasien atau dikenal dengan hair growth therapy (HGT). Terapi HGT adalah terapi kerontokan rambut dengan platelet rich plasma (PRP). Itu adalah autolog yang diproduksi tubuh. "Itu berasal dari plasma darah yang mengandung konsentrasi platelet (trombosit) yang cukup tinggi," jelasnya. Platelet banyak mengandung faktor penumbuh (growth factor) dan sitokin yang berperan penting dalam proses regenerasi jaringan baru termasuk rambut. Growth factor bila disuntikan ke folikel rambut yang tipis atau rontok akan memberi nutrisi, merangsang peredaran darah, dan merangsang folikel pertumbuhan rambut. "Ibarat pupuk alami, PRP ini akan memupuk folikel rambut yang kurus atau rontok menjadi gemuk dan tumbuh baru," lanjut Ellen. Keluhan rambut rontok akan dianalisis. Sebelum terapi, dokter memeriksa folikel rambut. Bila folikel rambut sudah benar-benar mati maka akan disarankan terapi lain. Terapi PRP dimulai dengan mengambil darah dari pembuluh darah lengan sekitar 10 cc. Darah itu lalu dimasukkan ke tabung khusus dan steril untuk proses mendapatkan growth factor yang terbaik. "Proses ekstraksi memerlukan waktu 30 menit, sambil menunggu kepala pasien diberikan krim anestesi agar tak sakit saat penyuntikan," jelas Ellen. Setelah penyuntikan, diakhiri dengan pemberian hair growth serum, untuk merangsang folikel rambut yang dalam kondisi dormant atau tidur supaya aktif kembali dengan alat tertentu. Ellen menyarankan, setelah terapi agar tidak mencuci rambut selama 6 jam. Terapi dilanjutkan sekali dalam sebulan. Umumnya pertumbuhan rambut terlihat setelah 4-6 kali terapi. Siapa pun yang mengalami masalah kerontokan rambut dapat menjalani terapi ini, apalagi bila memiliki kualitas darah yang baik. Akan tetapi, terapi tidak disarankan bila memiliki penyakit diabetes yang tidak terkontrol, kelainan perdarahan, kanker atau tumor, infeksi aktif di tubuh, penyakit hati, dan jumlah trombosit di bawah normal. "Orang yang mengonsumsi obat nonsteroid, antiinflamasi, dan pengencer darah sebaiknya berkonsultasi dulu," kata Ellen. Demikian juga perokok dan peminum alkohol disarankan menghentikan kebiasaan itu agar kualitas darah lebih bersih. Pasien yang datang dengan pola hidup yang tidak sehat, kondisi imunitas rendah dan pasien usia lanjut akan membutuhkan pengulangan terapi lebih banyak dibandingkan dengan pasien dengan imunitas tubuh yang baik dan usia muda. (wiwit purwanto) AYO IKUT JATIM FUNBIKE DI SURABAYA, 22 OKTOBER 2017 PENDAFTARAN DI SURABAYA: - Indra: 0857 6935 5028 PENDAFTARAN DI MALANG: 1. Kantor SURYA, Jl Sultan Agung No 4 (0341-360204) 2. Pak Zaenal, Jl Kebalen Wetan Gang 7 (081333777211) SUBSCRIBE - https://www.youtube.com/subscription_center?add_user=hariansuryatv WEBSITE: - http://surabaya.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home - http://suryamalang.tribunnews.com/?utm_source=youtube&utm_medium=video&utm_campaign=home SURYAtv - Video Berita Terkini #Surabaya #Malang dan #JawaTimur
Html code for embedding videos on your blog
Text Comments (5)
Abc Efg (2 months ago)
kt mana ni rawatan
Casinih Tarma Sawid (3 months ago)
Alamatnya d mna ya ko gda jwabn .konfir dong
Ismail Idris (8 months ago)
Alamatnya dimana yah???
Shoeld Whenny (9 months ago)
ada gak d makassar
Shoeld Whenny (9 months ago)
alamatnya dimana

Would you like to comment?

Join YouTube for a free account, or sign in if you are already a member.